MPL Season 6: RRQ Catatkan Comeback Manis, Genflix Berjaya

VIVA   –  MPL season 6 minggu kedelapan memasuki hari ketiga, Minggu 4 Oktober 2020. Sebanyak besar pertandingan seru tersaji mulai burit ini, yaitu Genflix Aerowolf versus Geek Fam dan Evos Legends kontra RRQ Hoshi.

Duel pertama antara Genflix melawan Geek Fam sudah sengit semenjak awal. Kedua tim saling meng-kill lawan sembari coba menghancurkan turret.

Genflix terus menekan Geek Fam dengan torehan 10 kill hingga menit ketujuh sudah menorehkan double kill. Sementara Geek Fam baru mengoleksi enam kill.

Kekuasaan Genflix makin terasa ketika game pertama hampir berakhir. Genflix minus ampun membuat Geek Fam “wiped out” sebelum menghancurkan tower lawan dengan mudah. Game pertama sudah di menit 14 dengan Genflix menorehkan 21 kill sedangkan Geek Fam hanya sembilan kill.

Marz dari Genflix jadi MVP game pertama dengan pesan empat kill, 15 assists, dan sekali kematian menggunakan hero Roger.

Geek Fam hadir lebih menekan di awal game kedua. Sementara, Genflix membangun pukulan secara perlahan.

Benar saja, Genflix bisa membuat Geek Fam kembali kewalahan. Bahkan, penerimaan kill Genflix unggul jauh secara 14 berbanding 9.

Raihan itu didapat setelah melaksanakan Geek Fam lagi-lagi “wiped out” sehingga memudahkan Genflix memenangkan perlawanan. Genflix unggul 2-0.

Watt dari Genflix jadi MVP di game kedua usai mencetak tujuh kill, empat assists, dan satu kematian menggunakan hero Leomord. Hasil ini sekaligus membuat Geek Fam tak lolos ke fragmen playoffs.

Comeback manis RRQ

Duel kedua mempertemukan Evos Legends menghadapi RRQ. Evos tampil sangat apik di awal game perdana. Dominasi mereka mencatatkan tujuh kill hingga menit ketujuh sembari menghancurkan turret lawan.

Tidak butuh waktu lama bagi Evos untuk menyudahi pertarungan di game pertama. Mereka menyudahinya di menit 12 dengan torehan 10 kill berbanding tiga kill milik RRQ.

Wannn dari Evos jadi MVP di game mula-mula dengan catatan enam kill, besar assists, dan tanpa kematian menggunakan hero Roger.

Unggul di game pertama membuat Evos makin percaya diri. Serangan bertubi-tubinya membuat RRQ kewalahan.

Perlahan, RRQ mulai bangkit. Itu mampu berbalik unggul dan merepotkan Evos di game kedua. Puncaknya, RRQ membuat Evos ‘wiped out” di menit 15 sehingga melecehkan mereka memenangkan pertarungan dengan koleksi 21 kill berbanding 13 kill.

Alberttt dari RRQ jadi MVP di game ke-2 dengan catatan sembilan kill, enam assists, dan satu kematian menggunakan hero Roger.

RRQ benar-benar memanfaatkan momen kemenangan dalam game kedua untuk meneruskan tren positifnya di game ketiga. Hingga menit ketujuh, RRQ sudah menorehkan sembilan kill dan memaksa Evos untuk mengatur ulang strategi.

Tanpa perlu waktu lama, RRQ menumbangkan Evos setelah tower lawan hancur di menit 12 dengan torehan 21 kill. Tatkala Evos cuma enam kill.

Lemon dari RRQ oleh sebab itu MVP di game ketiga dengan raihan sembilan kill, empat assists, dan tanpa kematian.