Jalan Ini Bisa Dongkrak Produktivitas Kegiatan Meski Lagi Pandemi

VIVA   –  Organisasi Kesehatan Dunia ataupun WHO meramalkan bahwa stres, sesuai gangguan kesehatan mental dan dalaman atau kardiovaskular, akan menjadi penyumbang penyakit terbesar pada tahun ini, lantaran berkurangnya koneksi manusia secara alam, sementara pandemi COVID-19 sedang belum usai.

Sekalipun ada teknologi, namun hal itu tidak membuat manusia dapat memulihkan kesehatan mentalnya. Kodratnya adalah bani adam merupakan makhluk sosial. Memasukkan bagian alam, baik langsung atau tidak langsung, pada lingkungan terdekat akan sangat berpengaruh mengurangi stres.

Baca: Gangguan Kesehatan Mental Bisa Diobati Lewat Kemahiran Gaib

Selain itu alam serupa dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan diri. Mengutip situs NBC News , Senin, 14 September 2020, saat ini beberapa raksasa teknologi global menerapkan rancangan biophilic. Sebut saja Amazon, Apple, Facebook, serta Google.

Ini merupakan konsep hunian manusia dengan sentuhan natural atau tempat. Biophilic sudah tercetus sejak 1980, di mana ketika itu urbanisasi, baik negara maju maupun berkembang, meningkat yang mengakibatkan terputusnya hubungan manusia dengan alam.

Tidak heran mengapa Amazon, Apple, Facebook dan Google menerapkan rancangan biophilic, karena, selain mampu mengurangi tingkat stres, juga dapat memajukan produktivitas bekerja karyawan. Bahkan, melansir situs Upmtimber , sebuah rumah sakit di Singapura bernama Khoo Teck Puat, sudah menerapkan konsep ini.

Para pasiennya tak merasa ada di rumah lara, melainkan seperti memasuki taman katulistiwa. Di situ ada air lata bersusun yang mengalir yang letaknya di halaman tengah taman, serta lorong-lorongnya dipenuhi dengan aroma harum flora dan jalan setapak dari kayu yang dikelilingi oleh tanaman hijau nan subur.

Di era new normal seperti saat ini, konsep biophilic diklaim cocok dipakai karena sebagian besar aktivitas bani adam dilakukan di rumah ( work from home /WFH). Sebab, banyaknya bukaan-bukaan pada bangunan rumah menciptakan pencahayaan alami serta sirkulasi udara menyilang.

Konsep ini pula yang diterapkan oleh Tenang Putra Group bekerja sama secara pengembang asal Jepang, Nishitetsu Group, dengan meluncurkan Cluster Asera Nishi di CBD Kota Harapan Elok.

Menurut Head of Sales Kota Harapan Indah, Hadi Anak, selain menciptakan rumah sehat serupa mengutamakan keamanan, karena dilengkapi smart ket door lock system , CCTV, hingga smart lighting . Cluster Asera Nishi dibangun di untuk lahan seluas 5, 4 hektare dengan terdapat 397 unit vila yang akan dipasarkan. “Tipe N5 akan dipasarkan dengan harga terjangkau pada tanggal 26-27 September 2020, ” ungkapnya.