Begini Cara Beli HP Bekas Dengan tidak Takut Kena Blokir

VIVA   –  Xiaomi membagikan tips untuk masyarakat yg ingin membeli HP atau ponsel bekas atau second-hand . Salah satunya mengecek International Mobile Equipment Identification atau IMEI tuk tahu apakah HP sudah terdaftar atau belum.

Tips ini dibagikan Xiaomi Indonesia pada akun resmi Twitter dan Instagram mereka. Pantauan VIVA Tekno , Jumat, 11 September 2020, selain mengecek IMEI, pembeli HP bekas juga harus memastikan Mi Account dalam keadaan sign out.

Baca: Daftar Ponsel Xiaomi, Makin Melimpah yang Harganya Rp1 Jutaan

Xiaomi Indonesia memberikan dua link dalam unggahan tersebut. Salah satunya untuk mengecek nomor IMEI dan bila masyarakat ingin membeli ponsel baru raksasa teknologi asal China tersebut.

Mereka bilang jika Mi Account berfungsi untuk mengamankan HP dari pencurian. Supaya ponsel berpindah tangan secara resmi, maka pembeli harus mengaktifkan akunnya sendiri.

“Jika tidak diaplikasikan dan ternyata HP bekas yang kamu beli adalah hasil curian maka HP itu bisa dikunci oleh pemilik yang sah. Tips pengecekannya minta penjual mengirimkan screenshot yang menunjukkan Mi Account dalam kondisi signed-out (Settings> Mi Account), ” tulis Xiaomi Indonesia, melalui dua akun resmi media sosialnya.

Sementara itu, seperti dikutip dari laman resmi Xiaomi, Mi Account dimanfaatkan untuk terhubung dengan semua produk dan layanan. Salah satunya menyinkronkan foto, kontak, riwayat panggilan serta pesan di semua perangkat oleh cloud.

Selain tersebut juga bisa mengakses berkas yg sudah sinkron atau pun menemukan perangkat dari browser lewat situs i. mi. com. Untuk mengecek IMEI ponsel atau HP, masyarakat juga bisa masuk ke laman imei. kemenperin. go. id. Pembeli tinggal memasukkan nomor unik tersebut yang dapat ditemukan di boks kemasan perangkat atau menekan tombol *#06#.

Pada akun Instagramnya, Xiaomi juga menjelaskan andai nomor IMEI pada HP bisa dicek dengan masuk ke menus Settings lalu About Phone, dan dilanjutkan ke All Specs serta menuju Status.

“Jika IMEI ponsel yang dibelinya legal maka akan muncul tampilan ‘IMEI terdaftar di dalam database Kemenperin’. Sebaliknya jika tidak maka akan tampil terdaftar di database Kemenperin, ” demikian keterangan resmi Xiaomi Indonesia.