Hubungan Seks Aman Saat Pandemi, Memakai Masker dan Enggak Boleh Ciuman

VIVA   –  Pandemi COVID-19 memang mengganggu manusia. Bukan hanya soal tidak boleh pergi atau menerapkan physical and social distancing , tetapi juga saat ikatan seks juga diimbau memakai masker dan jangan ciuman.

Saran ini diungkapkan oleh seorang dokter ahli asal Kanada bernama Theresa Tam. Ia mengatakan sangat rendah kemungkinan bisa tertular COVID-19 dari air mani atau benih maupun cairan vagina. Namun, menurutnya aktivitas seks pasanganlah yang berbahaya dan bisa menularkan virus menutup itu, khususnya ketika sedang beradu.

Baca: Waduh, Oral Seks Sebabkan Masalah pada Vagina

“Seperti kegiatan lainnya semasa COVID-19 yang melibatkan hubungan fisik. Ada beberapa hal yang mampu dilakukan untuk memperkecil risiko terkena atau tertular virus yang belum ada vaksinnya ini, ” logat Tam, dikutip VIVA Tekno dari laman NY Post , Kamis, 3 September 2020.

Ia juga menyarankan saat berhubungan seks untuk tidak melakukan ciuman. Selain itu juga hindari kesibukan yang mendekatkan antar wajah beserta menggunakan masker untuk menutupi arah mulut dan hidup. Tam serupa menambahkan menjelang melakukan aktivitas seksual itu sebaiknya memonitor jika tersedia gejala di antara pasangan.

Menurutnya aktivitas seksual yang memiliki resiko kecil saat pandemi ini adalah yang dilakukan sendiri. “Risiko terendah aktivitas seksual selama COVID-19 yang melibatkan diri tunggal, ” kata dia.

Lebih lanjut Tam menututkan bahwa pasangan yang menyelenggarakan hubungan seks harus menggunakan kondom dan status dari Sexually Transmitted Infections atau STI dari per pasangan. “Mereka juga harus menghindari meminum minuman alkohol, ” jelasnya.

Mayoritas orang ingin melakukan seks dengan durasi masa selama mungkin. Beberapa bahkan mencari jalan mengatur suasana hati pasangan dengan menyalakan lilin, memutarkan musik hangat, untuk membangun suasana.

Namun, tidak sedikit dari pasangan yang hanya memiliki waktu kecil untuk melakukan seks karena sejenis alasan pekerjaan. Meski memiliki periode singkat bukan berarti kegiatan syahwat Anda tidak menyenangkan.

Posisi woman on top atau cowgirl mampu menjadi trik yang bagus jika Anda ingin melakukan seks cepat. Banyak pria menyukainya saat pasangannya berada di atas. Getaran klitoris langsung selama hubungan dapat membangun dalam menggerakkan sesuatu dengan lekas selama sesi singkat tersebut.