Apple Pinjamkan iPhone untuk Hacker, Ternyata Ini Tujuannya

VIVA   – Beragam jalan dilakukan perusahaan teknologi untuk memanifestasikan produk terbaik, dan bisa diterima konsumen. Salah satu cara yang ekstrem akan dilakukan Apple, yaitu memberi iPhone yang telah dimodifikasi kepada para peretas ( hacker ).

Tentu saja cara ini tidak tanpa alasan. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu meyakini, meluluskan ponsel pintar kepada para hacker membuatnya  bisa mengidentifikasi bug pada produk ponsel.

Para peretas nantinya akan mencoba melakukan identifikasi, dan menandai setiap kerentanan yang ada pada sistem operasi iOS Apple di ponsel pintar tersebut. Agenda ini merupakan bagian dari Perangkat Riset Keamanan Apple.

“Sebagai bagaian dibanding komitmen Apple terhadap keamanan, program ini dirancang untuk membantu meningkatkan keamanan bagi semua pengguna iOS, membawa lebih banyak peneliti iPhone dan meningkatkan efisiensi bagi praktisi keamanan iOS, ” demikian pemberitahuan Apple, dikutip dari Mirror , Minggu 26 Juli 2020.

Baca selalu: Kenalin Nih, Ponsel Android Penantang iPhone SE

Sifat yang disediakan digunakan khusus untuk penelitian keamanan dan eksekusi memakai kode unik dan kebijakan-kebijakan lainnya. Hacker bisa menggunakan alat apapun untuk melakukan identifikasi.

Untuk bisa mendaftarkan program ini hacker harus menjadi bagian program pengembang Apple dan memiliki rekam jejak yang terbukti berhasil dalam menemukan masalah keamanan di sistem sampai kepada sistem proses.

“Akses Shell tersedia & Anda bisa memilih menggunakan cara apapun. SRD akan memiliki perilaku seperti ponsel pada umumnya untuk menjadi perangkat penelitian yang representatif, ” kata Apple.

Perangkat tersebut akan berada ditangan hacker selama 12 bulan namun langgeng menjadi milik Apple. iPhone tidak dimaksudkan untuk penggunaan pribadi ataupun sehari-hari. Akses penggunaan SRD dibatasi hanya kepada yang diberi kewenangan oleh Apple.