DPR Minta Internet Murah, Operator Beri Gratis

VIVA   –  Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sukamta, meminta operator telekomunikasi untuk memberikan tarif internet murah. Menurutnya, beban tersebut khusus bagi driver ojek online, UMKM hingga siswa sekolah. Namun sebenarnya permintaan itu sudah dilakukan. Bukan hanya murah tapi akses internet gratis untuk daerah pendidikan.

Sukamta berargumen karena segala macam aktifitas semasa pandemi COVID-19 dilakukan di negeri maya. Permintaan itu, menurutnya, merupakan bagian dari program CSR ataupun tanggung jawab sosial perusahaan.

“Akses internet gratis sudah diberikan untuk website dan pelaksanaan pembelajaran. Hal ini terjadi sebab saat diberikan akses gratis, awak mencatat trafik yang tinggi justru terjadi pada layanan video streaming, ” kata Direktur Utama XL Axiata, Dian Siswarini, dalam Kerap Dengar Pendapat Umum dengan Upah I DPR, Kamis, 2 Juni 2020.

Sementara itu, Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan, meski operator membantu para pengguna tetapi tak lupa mengejar keuntungan karena posisinya sebagai pelaku usaha.

Ia menambahkan jika Telkomsel tidak menurunkan tarif seluruhnya, namun melayani subsidi silang yang bertujuan mampu diberikan kepada pihak yang pas.

“Misalnya saja kanal gratis ke situs belajar terbatas. Kami berikan 0 rating. Buat konten belajar tarifnya diturunkan, ” ungkap Setyanto.

Bantuan bidang pendidikan serupa dilakukan Indosat Ooredoo yang sedangkan dalam diskusi dengan Kementerian Pegangan untuk memberikan subsidi khusus.

Director and Chief Strategy & Innovation Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta’in, mengaku memberikan harga khusus untuk guru dan siswa madrasah. Buat lingkungan kampus, Indosat telah menyampaikan akses internet gratis ke situs web kampus yang tentunya sudah bekerja sama dengan mereka.

“Kami melakukan pendekatan zona demi teritori. Jadi kalau kampus punya layanan video maka ketika akses web-nya akan gratis, ” jelas Arief.

Mengindahkan pernyataan tiga operator telekomunikasi itu, Sukamta mengapresiasinya karena sudah memberikan akses internet gratis untuk sebesar website dan aplikasi belajar.

“Lebih bagus kalau berkelakar general . Bayaran internet murah beban rakyat tebakan berkurang, ” ungkap anggota Bayaran I DPR dari Fraksi PKS tersebut.