Masih Ada Corona, Bukan Alasan Tak Gelar RUPS Secara Online

JAKARTA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan mempercepat penggunaan pola elektronik proxy atau e-Proxy. Sistem ini dipakai oleh pemegang saham untuk memberikan kuasa secara elektronik atau online, kepada pihak asing untuk hadir dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) lewat platform eASY. KSEI, di tengah pandemi Virus Corona COVID-19 seperti sekarang.

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, implementasi eASY. KSEI diharapkan mampu meningkatkan partisipasi dalam RUPS terutama di Indonesia, baik domestik maupun asing negeri. Berdasarkan data KSEI mulai 12 Mei 2020, jumlah investor pemilik saham telah mencapai 1. 185. 733 dan masih mau bertambah di masa mendatang.

“Jumlah investor yang memiliki lebih dari satu saham sebanyak lebih dari 50 persen, pada mana terdapat kemungkinan RUPS dilaksanakan pada waktu yang bersamaan dalam lokasi yang berbeda, sehingga menyulitkan investor untuk memberikan suaranya. Tengah jumlah Emiten yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencapai lebih dari 600 emiten, ” kata Uriep di Jakarta.

Dia melanjutkan, penerapan eASY. KSEI merupakan wujud terhadap pengembangan pasar simpanan Indonesia, di mana penggunaan platform digital dan konferensi video tidak sekadar menjadi tren tapi sudah menjadi kebutuhan, terutama setelah adanya penerapan work from home (wfh) dan Pembatasan Sosial Berskala Gembung (PSBB) akibat wabah Corona.

“Implementasi eASY. KSEI dapat menjadi solusi bagi investor dengan harus hadir pada beberapa RUPS yang diselenggarakan di waktu dengan bersamaan, sekaligus meningkatkan kenyamanan untuk berpartisipasi dalam RUPS secara online, ” jelasnya.

Menentang Juga

Uriep juga menambahkan, KSEI jadi alternatif untuk pemberian kuasa sebab Pemegang Saham secara elektronik untuk perwakilannya untuk hadir dalam RUPS. Sebagai catatan, sudah 13 RUPS serta 4 RUPSLB dari 13 emiten menggunakan eASY. KSEI & berjalan dengan baik.

Hal ini jadi bentuk dukungan atas implementasi eASY. KSEI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 15/POJK. 04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, dan POJK Nomor 16/POJK. 04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik.

“Melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-29/D. 04/2020, untuk mengimplementasikan Sistem Penyelenggaraan Rapat Ijmal Pemegang Saham Secara Elektronik (e-RUPS), maka OJK menetapkan bahwa salah satu penyedia sistem penyelenggaraan e-RUPS merupakan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dengan ditunjuk oleh OJK, dalam situasi ini KSEI, ” tutur Uriep.